Prediksi Soal TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026: Nahwu, Sharaf, I’rab & Wacana Teks

Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu asesmen yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi capaian akademik murid secara terstandar. Untuk jenjang SMA/MA/sederajat, peserta mengikuti mata pelajaran wajib dan memilih mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahasa Arab termasuk salah satu mata pelajaran pilihan yang tersedia dalam TKA.

Bagi siswa yang memilih Bahasa Arab, persiapan sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafalkan banyak kosakata. Berdasarkan kerangka asesmen resmi, TKA Bahasa Arab berfokus pada keterampilan membaca (al-Qirā’ah), yaitu memahami informasi tersurat maupun tersirat sekaligus menggunakan pemahaman kaidah dasar bahasa Arab dalam membaca teks.

Karena itu, latihan soal yang mencakup mufradat, nahwu, sharaf, pemahaman struktur kalimat, hingga wacana bahasa Arab dapat membantu siswa lebih terbiasa menghadapi karakter soal TKA.

Artikel ini membahas gambaran materi TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026 sekaligus menyediakan 25 prediksi soal lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya.

Mengenal TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026

TKA atau Tes Kemampuan Akademik merupakan asesmen yang dirancang untuk memberikan informasi capaian akademik individual secara terstandar. Salah satu tujuan TKA adalah memberikan informasi mengenai kekuatan dan kelemahan siswa dalam bidang akademik.

Pada jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat, Bahasa Arab tersedia sebagai salah satu mata pelajaran pilihan. Kerangka resmi TKA menjelaskan bahwa Bahasa Arab berfokus pada kemampuan membaca, bukan sekadar menguji hafalan tata bahasa secara terpisah.

Artinya, pemahaman nahwu dan sharaf tetap penting, tetapi penggunaannya terutama diperlukan untuk membantu peserta memahami makna kalimat dan teks secara tepat.

Bentuk soal TKA secara umum dapat berupa pilihan ganda sederhana dengan satu jawaban benar maupun pilihan ganda kompleks yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar.

Karakteristik Teks Bahasa Arab yang Perlu Dikuasai

Teks TKA Bahasa Arab menggunakan bahasa Arab baku (fusha) dan berkaitan dengan situasi yang relatif dekat dengan kehidupan siswa. Topiknya dapat mencakup sekolah, keluarga, hobi, pekerjaan, pelayanan umum, dan lingkungan. Dialog juga dapat mengandung ungkapan persetujuan, perintah, serta larangan.

Teks naratif yang digunakan cenderung sederhana. Kerangka asesmen menyebut paragraf naratif idealnya sekitar 25–50 kosakata atau 2–4 baris, sedangkan dialog dapat terdiri atas sekitar 5–6 kali tanya jawab. Kosakata dan struktur kalimatnya juga disesuaikan dengan kemampuan siswa.

Dengan demikian, strategi belajar yang lebih tepat adalah membiasakan diri membaca teks pendek sambil memahami kosakata, konteks, serta fungsi gramatika, bukan hanya menghafalkan rumus.

25 Prediksi Soal TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026 dan Pembahasan

Catatan: soal berikut merupakan latihan/prediksi yang disusun berdasarkan kompetensi dalam kerangka TKA Bahasa Arab, bukan soal resmi TKA 2026.

Soal 1

Perhatikan kalimat berikut!

يَذْهَبُ عَلِيٌّ إِلَى الْمَدْرَسَةِ كُلَّ صَبَاحٍ

Arti kata الْمَدْرَسَةِ adalah ….

A. Rumah
B. Sekolah
C. Pasar
D. Masjid
E. Perpustakaan

Jawaban: B

Pembahasan: Kata الْمَدْرَسَةِ (al-madrasah) berarti sekolah. Kalimat tersebut menjelaskan bahwa Ali pergi ke sekolah setiap pagi.

Soal 2

Lawan kata dari كَبِيْرٌ adalah ….

A. طَوِيْلٌ
B. جَمِيْلٌ
C. صَغِيْرٌ
D. قَرِيْبٌ
E. جَدِيْدٌ

Jawaban: C

Pembahasan: كَبِيْرٌ berarti besar, sedangkan antonimnya adalah صَغِيْرٌ, yang berarti kecil.

Soal 3

Perhatikan kalimat:

الطَّالِبُ يَقْرَأُ الْكِتَابَ

Kata yang berfungsi sebagai fi’il adalah ….

A. الطَّالِبُ
B. يَقْرَأُ
C. الْكِتَابَ
D. الطَّالِبُ يَقْرَأُ
E. Tidak ada

Jawaban: B

Pembahasan: يَقْرَأُ berarti “membaca” dan merupakan fi’il mudhari’, yaitu kata kerja yang menunjukkan aktivitas yang sedang atau biasa dilakukan.

Soal 4

Susunan kata yang tepat dari:

الْمَدْرَسَةِ – إِلَى – أَحْمَدُ – يَذْهَبُ

adalah ….

A. أَحْمَدُ الْمَدْرَسَةِ يَذْهَبُ إِلَى
B. إِلَى أَحْمَدُ يَذْهَبُ الْمَدْرَسَةِ
C. يَذْهَبُ أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ
D. الْمَدْرَسَةِ يَذْهَبُ إِلَى أَحْمَدُ
E. أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ يَذْهَبُ

Jawaban: C

Pembahasan: Susunan yang benar membentuk kalimat “Ahmad pergi ke sekolah”, yaitu يَذْهَبُ أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ.

Soal 5

Bentuk lampau (fi’il madhi) dari يَكْتُبُ adalah ….

A. اُكْتُبْ
B. كَاتِبٌ
C. كِتَابٌ
D. كَتَبَ
E. مَكْتُوْبٌ

Jawaban: D

Pembahasan: يَكْتُبُ berarti “sedang/akan menulis”, sedangkan bentuk fi’il madhinya adalah كَتَبَ, berarti “telah menulis”.

Soal 6

Perhatikan kalimat berikut!

فَاطِمَةُ طَالِبَةٌ مُجْتَهِدَةٌ

Informasi yang tepat adalah ….

A. Fatimah seorang guru
B. Fatimah seorang siswi yang rajin
C. Fatimah sedang belajar
D. Fatimah pergi ke sekolah
E. Fatimah membaca buku

Jawaban: B

Pembahasan: طَالِبَةٌ berarti siswi dan مُجْتَهِدَةٌ berarti rajin.

Soal 7

Kata مُعَلِّمٌ berarti ….

A. Siswa
B. Kepala sekolah
C. Guru laki-laki
D. Guru perempuan
E. Pegawai

Jawaban: C

Pembahasan: مُعَلِّمٌ berarti guru laki-laki. Bentuk perempuan yang umum digunakan adalah مُعَلِّمَةٌ.

Soal 8

Kalimat yang mengandung fi’il amr adalah ….

A. يَذْهَبُ عَلِيٌّ
B. ذَهَبَ عَلِيٌّ
C. اِقْرَأِ الْكِتَابَ
D. عَلِيٌّ طَالِبٌ
E. الْكِتَابُ جَدِيْدٌ

Jawaban: C

Pembahasan: اِقْرَأْ berarti “bacalah” sehingga menunjukkan perintah.

Soal 9

Perhatikan dialog:

أَحْمَدُ: أَيْنَ تَذْهَبُ؟
حَسَنٌ: أَذْهَبُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ لِقِرَاءَةِ الْكُتُبِ.

Hasan pergi ke ….

A. Sekolah
B. Pasar
C. Perpustakaan
D. Rumah
E. Masjid

Jawaban: C

Pembahasan: Hasan secara eksplisit mengatakan أَذْهَبُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ, yang berarti “Saya pergi ke perpustakaan.”

Soal 10

Berdasarkan dialog pada soal sebelumnya, tujuan Hasan pergi ke sana adalah ….

A. Membeli makanan
B. Membaca buku
C. Bertemu guru
D. Berolahraga
E. Menulis surat

Jawaban: B

Pembahasan: Frasa لِقِرَاءَةِ الْكُتُبِ menunjukkan tujuan Hasan, yaitu untuk membaca buku.

Soal 11

Perhatikan kalimat:

الْجَوُّ الْيَوْمَ حَارٌّ جِدًّا

Kondisi cuaca pada kalimat tersebut adalah ….

A. Dingin
B. Hujan
C. Berangin
D. Sangat panas
E. Mendung

Jawaban: D

Pembahasan: حَارٌّ berarti panas, sementara جِدًّا berarti sangat.

Soal 12

Sinonim yang paling dekat dengan سَعِيْدٌ adalah ….

A. فَرِحٌ
B. حَزِيْنٌ
C. كَبِيْرٌ
D. بَعِيْدٌ
E. صَغِيْرٌ

Jawaban: A

Pembahasan: سَعِيْدٌ dan فَرِحٌ sama-sama dapat menunjukkan makna senang/gembira.

Soal 13

Perhatikan kalimat:

لَا تَلْعَبْ فِي الْفَصْلِ

Kalimat tersebut menunjukkan ….

A. Pertanyaan
B. Persetujuan
C. Larangan
D. Pujian
E. Ajakan

Jawaban: C

Pembahasan: Pola لَا + fi’il mudhari’ dalam konteks tersebut menunjukkan nahyu atau larangan: “Jangan bermain di kelas.”

Soal 14

Manakah yang merupakan jumlah ismiyyah?

A. ذَهَبَ عَلِيٌّ
B. يَكْتُبُ مُحَمَّدٌ
C. اِقْرَأِ الْكِتَابَ
D. الْمَدْرَسَةُ كَبِيْرَةٌ
E. جَلَسَ الطَّالِبُ

Jawaban: D

Pembahasan: Jumlah ismiyyah dimulai dengan isim. الْمَدْرَسَةُ merupakan isim sehingga kalimat tersebut termasuk jumlah ismiyyah.

Soal 15

Dalam kalimat الْمَدْرَسَةُ كَبِيْرَةٌ, kata الْمَدْرَسَةُ berkedudukan sebagai ….

A. Fi’il
B. Mubtada’
C. Maf’ul bih
D. Huruf jar
E. Mudhaf ilaih

Jawaban: B

Pembahasan: Pada jumlah ismiyyah sederhana tersebut, الْمَدْرَسَةُ menjadi mubtada’, sedangkan كَبِيْرَةٌ menjadi khabar.

Soal 16

Perhatikan teks!

يَسْكُنُ عَلِيٌّ مَعَ أُسْرَتِهِ فِي بَيْتٍ صَغِيْرٍ. أَبُوْهُ مُدَرِّسٌ وَأُمُّهُ طَبِيْبَةٌ. يُحِبُّ عَلِيٌّ أُسْرَتَهُ كَثِيْرًا.

Pekerjaan ibu Ali adalah ….

A. Guru
B. Dokter
C. Pedagang
D. Petani
E. Pegawai

Jawaban: B

Pembahasan: Teks menyatakan أُمُّهُ طَبِيْبَةٌ, artinya ibunya seorang dokter.

Soal 17

Berdasarkan teks pada soal 16, pernyataan yang benar adalah ….

A. Ali tinggal sendirian
B. Ayah Ali seorang dokter
C. Ibu Ali seorang guru
D. Ali tinggal bersama keluarganya
E. Ali tidak menyukai keluarganya

Jawaban: D

Pembahasan: Kalimat يَسْكُنُ عَلِيٌّ مَعَ أُسْرَتِهِ menunjukkan bahwa Ali tinggal bersama keluarganya.

Soal 18

Bentuk jamak dari طَالِبٌ yang tepat adalah ….

A. طَالِبَةٌ
B. طُلَّابٌ
C. كُتُبٌ
D. مُعَلِّمُوْنَ
E. مَدَارِسُ

Jawaban: B

Pembahasan: Salah satu bentuk jamak dari طَالِبٌ adalah طُلَّابٌ, yang berarti para siswa.

Soal 19

Perhatikan kalimat:

قَرَأَ مُحَمَّدٌ الْكِتَابَ

Kata الْكِتَابَ berkedudukan sebagai ….

A. Fa’il
B. Mubtada’
C. Maf’ul bih
D. Khabar
E. Huruf jar

Jawaban: C

Pembahasan: Buku merupakan objek yang dibaca Muhammad. Oleh karena itu, الْكِتَابَ berfungsi sebagai maf’ul bih dan pada kalimat tersebut berstatus manshub.

Soal 20

Perhatikan teks!

يَسْتَيْقِظُ خَالِدٌ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ صَبَاحًا. ثُمَّ يُصَلِّي وَيَسْتَعِدُّ لِلذَّهَابِ إِلَى الْمَدْرَسَةِ.

Apa yang dilakukan Khalid setelah bangun?

A. Bermain
B. Tidur kembali
C. Salat dan bersiap pergi ke sekolah
D. Membaca koran
E. Pergi ke pasar

Jawaban: C

Pembahasan: Kata ثُمَّ menunjukkan urutan berikutnya. Setelah bangun, Khalid salat kemudian mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah.

Soal 21

Ide utama teks pada soal 20 adalah ….

A. Hobi Khalid
B. Kegiatan pagi Khalid
C. Sekolah Khalid
D. Keluarga Khalid
E. Liburan Khalid

Jawaban: B

Pembahasan: Seluruh informasi membahas kegiatan Khalid pada pagi hari, mulai dari bangun, salat, hingga bersiap pergi ke sekolah.

Soal 22

Perhatikan kalimat:

الطُّلَّابُ يَدْرُسُوْنَ فِي الْفَصْلِ

Arti kata يَدْرُسُوْنَ adalah ….

A. Mereka menulis
B. Mereka membaca
C. Mereka belajar
D. Mereka bermain
E. Mereka pulang

Jawaban: C

Pembahasan: يَدْرُسُوْنَ berasal dari kata yang berkaitan dengan aktivitas belajar dan dalam konteks kalimat berarti “mereka belajar”.

Soal 23

Susunlah kata berikut menjadi kalimat yang tepat:

الْكِتَابَ – الطَّالِبُ – يَقْرَأُ – فِي – الْمَكْتَبَةِ

A. يَقْرَأُ الطَّالِبُ الْكِتَابَ فِي الْمَكْتَبَةِ
B. الْكِتَابَ فِي يَقْرَأُ الطَّالِبُ الْمَكْتَبَةِ
C. فِي الطَّالِبُ الْكِتَابَ الْمَكْتَبَةِ يَقْرَأُ
D. الطَّالِبُ فِي الْكِتَابَ يَقْرَأُ الْمَكْتَبَةِ
E. الْمَكْتَبَةِ الْكِتَابَ فِي الطَّالِبُ يَقْرَأُ

Jawaban: A

Pembahasan: Susunan tersebut membentuk kalimat bermakna “Siswa membaca buku di perpustakaan.”

Soal 24

Perhatikan teks!

يُحِبُّ أَحْمَدُ الرِّيَاضَةَ. يَلْعَبُ كُرَةَ الْقَدَمِ مَعَ أَصْدِقَائِهِ كُلَّ يَوْمِ الْأَحَدِ.

Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

A. Ahmad tidak menyukai olahraga
B. Ahmad gemar bermain sepak bola
C. Ahmad bermain setiap hari
D. Ahmad bermain sendirian
E. Ahmad tidak mempunyai teman

Jawaban: B

Pembahasan: Teks menyebut Ahmad menyukai olahraga dan bermain sepak bola bersama teman-temannya setiap hari Minggu. Karena itu, kesimpulan paling tepat adalah Ahmad gemar bermain sepak bola.

Soal 25

Bacalah teks berikut!

النَّظَافَةُ مُهِمَّةٌ فِي حَيَاتِنَا. يَجِبُ عَلَيْنَا أَنْ نُحَافِظَ عَلَى نَظَافَةِ الْبَيْتِ وَالْمَدْرَسَةِ وَالْبِيْئَةِ. الْمَكَانُ النَّظِيْفُ يَجْعَلُ حَيَاتَنَا أَفْضَلَ.

Ide pokok teks tersebut adalah ….

A. Pentingnya menjaga kebersihan
B. Kegiatan di sekolah
C. Cara membangun rumah
D. Kegiatan belajar
E. Kehidupan keluarga

Jawaban: A

Pembahasan: Teks membicarakan pentingnya kebersihan dan anjuran menjaga kebersihan rumah, sekolah, serta lingkungan. Jadi, gagasan utamanya adalah pentingnya menjaga kebersihan.

Strategi Mengerjakan Soal TKA Bahasa Arab

Mengingat TKA Bahasa Arab berorientasi pada al-Qirā’ah, siswa sebaiknya memperbanyak latihan membaca teks pendek. Saat menemukan teks, cari terlebih dahulu siapa atau apa yang dibicarakan, kegiatan yang dilakukan, tempat, waktu, serta kata kunci yang berulang.

Nahwu dan sharaf juga sebaiknya dipelajari secara kontekstual. Misalnya, jangan hanya menghafalkan pengertian mubtada’, khabar, fa’il, atau maf’ul bih, tetapi berlatih menentukan fungsi tersebut langsung dari sebuah kalimat.

Perhatikan juga soal yang meminta kesimpulan atau informasi tersirat. Jawabannya belum tentu tertulis persis di dalam teks sehingga peserta perlu menghubungkan beberapa informasi sebelum menentukan pilihan.

5 Rekomendasi Platform Latihan TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026

Selain memahami nahwu, sharaf, i’rab, mufradat, dan wacana bahasa Arab, latihan soal secara rutin juga penting agar siswa semakin terbiasa dengan berbagai bentuk pertanyaan. Berikut beberapa platform yang dapat dijadikan referensi tambahan untuk mempersiapkan TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026.

1. Fungsional.id

Fungsional.id dapat menjadi pilihan untuk memperbanyak latihan menghadapi TKA. Latihan berbasis CBT/CAT membantu siswa membiasakan diri mengerjakan soal secara digital sekaligus mengukur kemampuan setelah menyelesaikan latihan.

Platform ini dapat dimanfaatkan sebagai pendamping belajar setelah siswa memahami materi dasar Bahasa Arab di sekolah.

2. Pusmendik

Pusmendik menjadi salah satu sumber yang penting karena menyediakan informasi resmi mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Siswa dapat memanfaatkannya untuk memahami kerangka asesmen, kompetensi yang diukur, hingga contoh soal TKA Bahasa Arab.

Untuk Bahasa Arab, kerangka asesmennya menekankan keterampilan membaca atau al-Qirā’ah, termasuk pemahaman literal, reorganisasi, dan inferensial.

3. UTBK.id

UTBK.id dapat digunakan sebagai alternatif untuk menambah referensi latihan akademik. Semakin banyak variasi soal yang dikerjakan, siswa akan semakin terbiasa memahami instruksi, mengatur waktu, dan menentukan jawaban secara lebih teliti.

Latihan tambahan juga dapat dikombinasikan dengan materi Bahasa Arab dari sekolah maupun sumber resmi TKA.

4. AyoBelajar

AyoBelajar dapat dijadikan salah satu alternatif sumber belajar tambahan. Siswa dapat memanfaatkan materi pembelajaran yang relevan untuk memperkuat pemahaman sebelum mulai mengerjakan latihan soal.

Untuk persiapan Bahasa Arab, fokuskan pembelajaran pada penguasaan mufradat, struktur kalimat, pemahaman bacaan, serta penggunaan kaidah bahasa dalam konteks teks.

5. Quipper

Quipper juga dapat menjadi pilihan pendamping belajar bagi siswa SMA/MA. Materi pembelajaran digital dapat dimanfaatkan untuk memperkuat konsep yang masih belum dikuasai sebelum beralih ke latihan soal yang lebih kompleks.

Agar persiapan lebih efektif, gunakan platform belajar sebagai pelengkap. Tetap jadikan kerangka asesmen dan contoh soal resmi TKA dari Pusmendik sebagai acuan utama dalam memahami kompetensi yang akan diukur.

Penutup

Persiapan menghadapi TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026 sebaiknya tidak berhenti pada menghafalkan mufradat atau rumus nahwu dan sharaf. Kerangka asesmen resminya menunjukkan bahwa kemampuan membaca menjadi fokus utama, dengan kompetensi berupa pemahaman literal, reorganisasi, dan pemahaman inferensial.

Karena itu, siswa perlu membiasakan diri membaca teks Arab sederhana, memahami arti kosakata berdasarkan konteks, menyusun kalimat dengan tepat, dan menarik kesimpulan dari sebuah wacana.

25 prediksi soal TKA Bahasa Arab SMA/MA 2026 di atas dapat digunakan sebagai latihan awal. Setelah menguasainya, lanjutkan dengan variasi soal yang lebih beragam agar kemampuan memahami nahwu, sharaf, struktur kalimat, dan wacana bahasa Arab semakin matang.

Tags :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Telegram

Categories

Latest Post